Indonesia termasuk salah satu dari lima besar negara Asia di dunia dengan pertumbuhan penduduk lanjut usia dalam setiap tahun. Lansia termasuk ke dalam kelompok penduduk masyarakat yang rentan. Maka dari itu sangat diperlukan pembinaan kondisi fisik atau non fisik dalam meningkatkan kesejahteraan hidup pada lansia. Para lansia yang ada di Indonesia atau negara lain diharapkan tidak hanya berumur panjang, akan tetapi bisa mengisi masa tua dengan sehat dan memerlukan strategi khusus untuk menghadapinya sejak dini. Fungsi tubuh yang seiring waktu selalu menurun dalam bertambahnya usia, agar dapat menjaga kesehatan tubuh serta mencegah penyakit bisa melalui aktivitas fisik yang sederhana yaitu berolahraga sesuai dengan kemampuan fisik lansia dalam waktu yang terus menerus akan lebih aktif dan tidak mudah terserang penyakit. Kemungkinan penyebab dari penuaan termasuk kurangnya aktivitas fisik dan perubahan pada hormonal. Senam lansia atau aktivitas fisik yang ringan dapat memberikan dampak positif bagi psikologis serta bisa menurunkan tingkat depresi pada lansia. Terkadang sering juga dijumpai lansia yang tidak mampu melakukan olahraga atau senam lansia karena kurangnya energi untuk bergerak, menurunnya semangat sering menghampiri sehingga lebih memilih untuk tidur dan beristirahat tanpa melakukan aktivitas apapun di rumah. Namun tidak perlu khawatir bagi yang mempunyai lansia dirumah bisa memulai dengan gerakan tangan yang mudah di lakukan. Gerakan tersebut dinamakan “10 Tangan Cerdas”, gerakan ini berasal dari negara Tiongkok yang mana angka lansia yang begitu sehingga dalam pelayanan kesehatan dan perawatan selalu direkomendasikan kepada para Caregiver atau Perawat untuk melakukan gerakan 10 tangan cerdas 5 kali dalam seminggu pada waktu Pagi dan Sore.
PDF : File Artikel

Isi naskah artikel yang dimuat pada Golantang seluruhnya menjadi tanggungjawab penulis atau di luar tanggungjawab panitia